JAKARTA–GeRal: Usia dan kesibukan tidak menjadi penghalang bagi Brigjen TNI Dr. Haris Sarjana, M.M, M. Tr. (Han) untuk menempuh jenjang pendidikan hingga ke tingkat tertinggi.

Dengan kerja keras, tentu juga kesabaran, pria yang saat ini menjabat Kepala Biro Persidangan, Sistem Informasi dan Pengawasan Internal (Karo PSP) Setjen Wantannas ini berhasil menyandang gelar doktor di bidang Ilmu Manajemen dari Universitas Pasundan (Unpas) Bandung.

Rabu, 30 Juni 2021 merupakan hari yang bersejarah dan mengharukan bagi pria asal Klaten itu. Betapa tidak, di tengah situasi pandemi Covid-19 yang melonjak, dan hari-hari menjelang pemerintah menetapkan PPKM Darurat Jawa-Bali, sidang doktoral yang berlangsung sederhana itu berhasil dirampungkan.

Sederhana. Iya. Karena sangat berbeda dengan sidang doktoral di masa-masa normal. Sidang yang diikuti promovendus Haris Sarjana hari itu, berlangsung secara online atau daring. Dihadiri terbatas. Hanya keluarga, kerabat, serta beberapa staf di kantornya di Jakarta. Sementara, beberapa penguji hadir secara online dari tempat masing-masing.

Meski berjalan sederhana, namun tak mengurangi keseriusan dan ketegangan selama sidang. Brigjen TNI Haris sendiri, meski sudah melakukan persiapan matang, dan sudah sering berdiskusi sebelumnya dengan para profesor yang mengujinya, mengaku nervous. Grogi.

Iya, karena meski dilakukan secara daring tak mengurangi sedikit pun sakralitas sidang yang mengharuskan seorang promovendus mempertahankan argumentasi-argumentasi hasil penelitiannya.

Brigjen TNI Haris Sarjana akhirnya berhasil mempertahankan disertasi berjudul “Pengaruh Motivasi Berprestasi, Kompetensi Pedagogik Tenaga Pendidik, dan Komitmen Afektif terhadap Etos Kerja Serta Implikasinya pada Kinerja Tenaga Pendidik di Jajaran Pusdik Kodiklat TNI-AD”.

Disertasi tersebut merupakan penelitian yang dilakukannya pada lembaga pendidikan pengembangan umum Diklapa I dan Diklapa II.

Penelitian yang menggunakan Analisis Jalur (Path Analysis) tersebut, menyimpulkan bahwa masih belum optimalnya kinerja tenaga pendidik (gadik) pada pendidikan pengembangan umum Diklapa I dan Diklapa II sebagai dampak dari etos kerja yang belum optimal, sebagai akibat belum optimalnya motivasi berprestasi, kompetensi dan komitmen afektif.

Dalam sidang, Brigjen TNI Haris Sarjana beralasan, melakukan penelitian tersebut karena Sebelumnya, Dr. Haris sendiri pernah melaksanakan tugas di salah satu Pusdik Arhanud di Malang.

Pusdik-Pusdik TNI AD tersebar di seluruh Indonesia, di antaranya di Jakarta, Bandung, Bogor, Cimahi, Semarang dan Malang.

Menurutnya, memang secara organisatoris Pusdik-pusdik tersebut berada di jajaran Kodiklat TNI AD, namun menurutnya, ada hal yang menarik untuk diteliti. Di antaranya, dari 15 Pusdik terdapat fluktuasi nilai pada para peserta didik dan diduga bahwa hasil didik dipengaruhi oleh kinerja tenaga pendidik. Sementara, tenaga pendidik dirasa belum memenuhi kualitas maupun kuantitas.

Menurut Brigjen TNI Haris Sarjana, penelitian ini dilakukan agar tenaga pendidik punya andil atau pengaruh cukup besar, mengingat mereka akan mendidik para perwira yang akan diterjunkan bertugas di medan operasi baik perang maupun non perang. Hal ini sesuai dengan UU No. 34 tahun 2004 tentang TNI.

Brigjen TNI Dr. Haris Sarjana M.M, M. Tr. (Han), merupakan doktor ke-300 pada program Ilmu Manajemen Universitas Pasundan Bandung. Ia berharap hasil penelitian yang dilakukannya dapat bermanfaat bagi institusi TNI di masa mendatang, khususnya bagi pusat-pusat pendidikan di TNI.

Dalam sambutannya, ia memotivasi para personel TNI yang lain agar tidak pernah berhenti belajar dengan menempuh jenjang pendidikan hingga yang tertinggi. Sebab belajar tidak mengenal waktu dan usia. Dengan belajar seseorang akan menambah ilmu pengetahuan, dan dengan ilmu pengetahuan ia bakal mendapatkan posisi terbaik di mata manusia dan di mata Allah Swt. (imt)

Avatar

By admin

GeRal (https://geraijenderal.id) merupakan platform berbagi informasi positif, Independen tentang ketahanan pangan dan berita inspirasi informasi Bisnis & UMKM se-Indonesia dengan bermacam potensi yang dimiliki.

Tinggalkan Balasan

Lagi Hangat Selamat Hari Bakti TNI AU Ke-74 Qoutes of day