Jakarta–GeRal: Gelombang pandemi Covid-19 menerpa hampir semua sektor bisnis, tak terkecuali Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Banyak bisnis, besar maupun kecil, yang tumbang gegara tak mampu beradaptasi dengan situasi dan kondisi krisis akibat pandemi.

Bisnis yang relatif mampu bertahan salah satunya kuliner, kendatipun mengalami penurunan. Pasalnya, di tengah krisis seperti apa pun ternyata orang tetap membutuhkan makan.

Namun begitu, ternyata tidak semua bisnis kuliner mampu bertahan, terutama yang skala besar-besar. Banyak kita saksikan contohnya. Sektor UMKM justru lebih tahan banting di tengah badai pandemi.

Salah satunya, Dapur Wina. Usaha katering dan angkringan yang berbasis di apartemen Kalibata City tersebut hingga saat ini mampu survive di tengah krisis ekonomi akibat pandemi Covid-19.

“Masa pandemi berdampak slow down pada katering untuk perkantoran karena WFH (Work from Home),” kata Wina (41 tahun), sang pemilik usaha Dapur Wina, saat ditemui di outletnya di Tower Borneo Kalibata City, Jakarta Selatan.

Wina juga mengaku terdampak oleh kebijakan PPKM Darurat yang diberlakukan pemerintah. Namun demikian, pihaknya harus mendukung kebijakan tersebut agar pandemi Covid-19 segera berlalu.

Oleh karena itu, dia terus berinovasi di tengah pemberlakuan pembatasan aktivitas masyarakat, salah satunya dengan melakukan promosi dan penjualan secara online.

Dapur Wina bekerja sama dengan sejumlah platform online seperti Gojek Food dan beberapa platform lain agar usaha kulinernya tetap survive di tengah pandemi.

“Saya tetap melakukan promosi online dan sangat terbantu. Saat ini, minimal saya tetap bisa melayani katering untuk penghuni apartemen Kalibata City,” kata perempuan yang hobi memasak sejak kecil itu.

Selain usaha katering, Wina juga membuka angkringan di Kalibata City, tepatnya di Tower Borneo, dengan brand Dapur Wina. Untuk sementara, ia masih belum bisa membuka outlet di tempat lain karena mengikuti imbauan dari pemerintah. Ke depan dia berniat mengembangkan usaha angkringannya tersebut ke tempat lain.

Wina sudah menggeluti bisnis kuliner lebih dari lima tahun, hal itu dia lakukan karena hobinya memasak.

Selain beradaptasi dengan dunia digital atau online, untuk membuat bisnis kulinernya berkembang, Wina bergabung dengan beberapa komunitas masak-memasak di Jakarta. Dia sendiri merupakan anggota Sahabat UMKM Jakarta Selatan. “Saya melihat teman-teman (komunitas) tetap semangat. Kita harus terus melakukan promosi secara online, karena saat ini hal itulah yang bisa membantu kita tetap survive,” ujarnya. (imt)

Avatar

By admin

GeRal (https://geraijenderal.id) merupakan platform berbagi informasi positif, Independen tentang ketahanan pangan dan berita inspirasi informasi Bisnis & UMKM se-Indonesia dengan bermacam potensi yang dimiliki.

Tinggalkan Balasan

Lagi Hangat Selamat Hari Bakti TNI AU Ke-74 Qoutes of day