Semarang–GeRal: Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Tengah merilis jumlah persentase penduduk miskin di Jawa Tengah hingga bulan Maret 2021 sebesar 11,79 persen atau 4,11 juta jiwa. Persentase tersebut turun 0,05 persen poin dibanding pada bulan September 2020 sebesar 11,84 persen.

Kepala BPS Provinsi Jateng Sentot Bangun Widoyono mengatakan,  secara tren penduduk miskin di Jateng mengalami penurunan pada kurun Maret 2016-September 2019.

Namun, kata dia, dengan adanya pandemi Covid-19 yang terjadi sejak awal tahun 2020 angka kemiskinan terlihat mulai mengalami kenaikan, yakni pada periode Maret 2020 sebesar 11,41 persen, disusul September 2020 sebanyak 11,84 persen.

“Tapi pada Maret 2021 (tren kemiskinan) kembali turun,” kata Sentot dalam rilis BPS Jateng yang disiarkan lewat kanal Youtube, Kamis (15/7).

Menurutnya, penurunan tersebut disebabkan oleh penurunan pada kelompok yang mendekati miskin.

Sementara itu, untuk klasifikasi penduduk miskin di Jateng pada bulan Maret 2021 terdiri dari: sangat miskin (3,76 persen), miskin (8,02 persen), hampir miskin (8,77 persen), rentan miskin dan lainnya (18,14 persen), dan tidak miskin (61,31 persen).

Pihaknya membandingkan persentase penurunan kemiskinan di Jateng dibanding angka nasional terjadi penurunan persentase di angka nasional 0,05 persen poin atau sama dengan penurunan di Jateng.

Jika di Jateng terjadi penurunan jumlah penduduk miskin hingga 10,18 ribu orang, maka secara nasional mengalami penurunan jumlah warga miskin sebesar 6,92 juta orang.

“Tentunya, merupakan sumbangan yang baik dari Jawa Tengah dalam menurunkan angka kemiskinan nasional,” ujarnya.

Sentot menilai, program bantuan sosial, baik dari pemerintah pusat maupun pemerintah daerah sangat membantu penduduk miskin di masa pandemi Covid-19. Terutama bagi penduduk di lapisan bawah. BPS Jateng mengukur tingkat kemiskinan menggunakan konsep kebutuhan dasar (basic needs approach). Dengan pendekatan tersebut kemiskinan dipandang sebagai ketidakmampuan ekonomi untuk memenuhi kebutuhan dasar makanan dan bukan makanan, yang diukur menurut garis kemiskinan. (imt/Diskominfo Jateng)

Avatar

By admin

GeRal (https://geraijenderal.id) merupakan platform berbagi informasi positif, Independen tentang ketahanan pangan dan berita inspirasi informasi Bisnis & UMKM se-Indonesia dengan bermacam potensi yang dimiliki.

Tinggalkan Balasan

Lagi Hangat Selamat Hari Bakti TNI AU Ke-74 Qoutes of day