Jakarta–GeRal: Sejak pandemi Covid-19 segala macam jenis vitamin atau suplemen diburu oleh masyarakat, termasuk salah satunya madu. Madu dipercaya kaya manfaat, salah satunya untuk meningkatkan imunitas. Sesuatu yang penting di saat pandemi.

Nah, di masa pandemi ternyata ada sejumlah jenis madu yang banyak diburu oleh kalangan masyarakat berdasarkan data internal sebuah  perusahaan madu.

Berikut 5 jenis madu yang paling banyak dicari selama masa pandemi:

1. Madu multiflora

Lebah menghasilkan madu multiflora dengan cara mengumpulkan nektar berbagai macam tanaman. Madu sebenarnya berasal dari cairan manis yang dikeluarkan oleh tanaman. Cairan itu disebut nektar.

Nektar tanaman mengandung molekul bioaktif utama yaitu Flavonoid dan Polifenol. Molekul bioaktif inila membuat madu sebagai antioksidan.

Nektar tanaman mempunyai keunikan masing-masing. Karena itu, madu multiflora yang berasal dari nektar banyak jenis tanaman mengandung berbagai macam Flavonoid dan Polifenol yang memberi manfaat antioksidan bagi tubuh secara lebih baik.

2. Madu kaliandra

Madu kaliandra diproduksi lebah madu dengan cara mengumpulkan nektar yang berasal dari bunga kaliandra merah (Calliandra calothyrsus).

Tanaman kaliandra tumbuh subur di daerah pegunungan terpencil, jauh dari areal pertanian sehingga menghasilkan madu organik yang bebas dari pestisida.

Madu kaliandra dikenal memiliki antioksidan yang tinggi. Kadar senyawa fenolik dalam madu kaliandra lebih tinggi dibanding madu randu, madu karet, dan lainnya. Fenolik dan flavonoid adalah senyawa yang berfungsi sebagai antioksidan yang bisa menangkal radikal bebas.

3. Madu sarang (comb honey)

Madu sarang adalah madu yang disajikan bersama sarang lebahnya. Selain untuk memenuhi estetika, penyajian seperti ini juga disukai karena sensasinya. Orang bisa menikmati madu langsung dari sarangnya.

Di samping itu madu sarang dicari karena manfaatnya. Mengunyah sarang berlapis propolis yang berisi madu dapat menambah imunitas tubuh, memberi energi ekstra, serta meringankan hidung tersumbat, pilek dan flu, sinusitis dan radang selaput hidung.

Sarang madu dibuat sendiri oleh lebah madu dari kelenjar malam di bawah perutnya dan dilapisi dengan propolis untuk melindungi madu agar tetap terjaga kualitasnya.

4. Madu super

Madu super mengandung semua zat esensial yang diperlukan tubuh mulai karbohidrat, protein, lemak, mineral, vitamin bahkan enzim dan hormon.

Madu super diproduksi dengan cara meramu madu murni dengan Bee Pollen dan Royal Jelly. Keduanya adalah permata dari sarang lebah.

Bee Pollen menyediakan semua nutrisi yang dibutuhkan tubuh. Ia kaya asam amino essensial. Bee Pollen juga terbukti bermanfaat sebagai anti jamur, antimikroba, antivirus, anti inflamasi, serta mendorong kekebalan tubuh dan mempercepat penyembuhan luka.

Sedangkan Royal jelly dipercaya sangat baik dalam mempertahankan kondisi kesehatan tubuh.

5. Madu berstandar internasional

Madu ini dipanen dari sarang madu yang benar-benar sudah matang sehingga menghasilkan madu yang memenuhi syarat Internasional.

Madu Standar Internasional memiliki kandungan enzim diastase yang tinggi. Enzim ini hanya ada pada madu yang baru dipanen atau madu murni tanpa pengolahan. Keberadaan enzim ini juga merupakan indikator yang digunakan untuk melihat madu itu murni atau tidak.

Tingginya kandungan enzim diastase dan beberapa enzim lain seperti invertase dan glukosa oksidase membuat madu dengan standar Internasional dipercaya mampu memberikan manfaat lebih banyak bagi tubuh manusia.

Bagaimana, Anda suka madu jenis yang mana? (tam)

Avatar

By tam

Tinggalkan Balasan

Lagi Hangat Selamat Hari Bakti TNI AU Ke-74 Qoutes of day