Bandung–GeRal: Sebanyak 466 guru dan tenaga kependidikan non-PNS di Provinsi Jawa Barat berhak mendapat tunjangan profesi guru senilai Rp1,5 juta per bulan. Hal itu disampaikan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat.

Keputusan itu dihasilkan setelah mereka mengantongi SK Penugasan Guru yang diserahkan secara simbolis oleh Kepala Dinas Pendidikan Jabar di Bandung pada Kamis (12/8).

SK tersebut diserahkan kepada Guru non-PNS di Sekolah Menengah Atas (SMA), sekolah menengah kejuruan (SMK), dan sekolah luar biasa (SLB) yang dinyatakan memiliki persyaratan dan lulus tes PPG (pendidikan profesi guru).

Kadisdik Jabar Dedi Supandi mengatakan, penyerahan SK tersebut merupakan upaya meningkatkan akses dan mutu pendidikan agar  terwujudnya Jabar juara lahir batin dengan inovasi dan kolaborasi.

Salah satu strateginya yaitu menyasar guru maupun tenaga pendidikan.

“Kami sudah memberikan secara bertahap dari tahun kemarin, tahun kemarin ada 1.461 guru tenaga kependidikan non PNS yang kita berikan SK dan hari ini kita berikan kepada 466 orang,” ujar Dedi Supandi.

Dedi menyampaikan, terdapat sejumlah kriteria untuk mendapat tunjangan, mulai dari persyaratan administrasi hingga substansi. Dari mulai ijazah, pengalaman belajar, hingga mengikuti tes.

Menurut dia, untuk seleksinya dilakukan oleh kemendikbud. Tapi pada saat mereka dinyatakan lulus, SK itu harus diketahui juga oleh Menpan, karena tambahan sertifikasi Rp 1,5 juta flat itu adalah penggajian APBN.

Saat ini terdapat 18.465 guru non-PNS di Jabar dan kuota guru non-PNS yang mendapatkan SK akan terus ditingkatkan.

Sementara, untuk yang tidak lulus dalam tes maupun seleksi, mereka dapat kembali mengikuti tahun depan dengan sejumlah bimbingan.

“Kami akan terus tingkatkan dukungan terhadap para guru sehingga kesejahteraannya semakin meningkat,” kata Dedi. (ant)

Avatar

By tam

Tinggalkan Balasan

Lagi Hangat Selamat Hari Bakti TNI AU Ke-74 Qoutes of day