Jakarta – GeRal. Rapat koordinasi MAJ (Masyarakat Agribisnis Jagung) yang membahas terkait persiapan Musyawarah Nasional yang MAJ yang akan dilakasanakan pada 16-17 Nopember 2021, bertempat di Kota Mataram NTB Rapat yang dilakukan melalui zoom meting yang dihadiri oleh Bapak Dr’s, H. Abu Bakar, dan panitia Munas MAJ Ibu Diah Indarti, SE.

Rakormunas MAJ dilaksanakan secara virtual, diikuti 50 pengurus MAJ provinsi se-Indonesia, dari 14 pengurus yang ada. Rapat dibuka oleh Plt. Ketua Umum MAJ Drs,H Abu Bakar, MM.(30/10)
Langkah organisasi menggelar rakormunas ini untuk menjawab situasi wabah covid-19 yang menimpa bangsa ini.

Pada diputuskan Pengurus MAJ musyawarah nasional (munas) pertama MAJ dijadwalkan 16-17 Nopember 2021.

Namun karena situasi dan kondisi bangsa yang dalam pendemi covid-19, lewat rakormunas diputuskan munas pertama tetap dilaksanakan pada waktu yang telah ditetapkan, bagaimanapun kondisinya bangsa ini.

Dalam Koordinasi pengurus MAJ melaporkan persiapan MUNAS kepada pihak-pihak yang mewakili Kementerian Pertanian, Kementerian Koperasi Dan UKM Serta Dinas Pertanian seluruh Indonesia.

Plt Ketum MAJ Abdul Bakar mengatakan, hasil rakor mengamanatkan Munas I tetap dilaksanakan.Itu sudah merupakan keputusan rakor MAJ tidak menunda Munas I MAJ di Mataram NTB Nopember mendatang Munas akan dilakukan di Hotel Santika Mataram seluruh pengurus MAJ SeIndonesia.

Selain Munas, pengurus MAJ juga akan berkunjung ke Lahan kelompok tani dan peninjauan ke desa wisata, kearifan lokal NTB.Ambar Pertiwiningrum menambahkan MAJ kedepannya bisa sebagai lembaga yang menyembatani masukan dari Petani kepada Pemerintah.

Panitia Munas yang mewakili oleh Diah Indarti harapakan suksesnya Munas Dengan tema reforma Jagung menjadi komoditas emas perekonomian Indonesia,jumlah peseta Munas 283 dari pengurus pusat dan daerah serta undangan Munas ungkap Diah.(djo)

Avatar

By admin

GeRal (https://geraijenderal.id) merupakan platform berbagi informasi positif, Independen tentang ketahanan pangan dan berita inspirasi informasi Bisnis & UMKM se-Indonesia dengan bermacam potensi yang dimiliki.

Tinggalkan Balasan