Jakarta – GeRal. Pengadilan Tata Usaha Negara Jakarta pada hari kamis, 3 November 2021 Memutuskan Perkara Banding yang diajukan oleh tergugat I dalam hal ini Kementerian Hukum dan Ham dan Tergugat II intervensi (Ade Manurung).

Pemberitahuan Hasil Putusan dikeluarkan melalui sistem informasi penelusuran perkara webside PTUN Jakarta pada hari Kamis tanggal 4 November 2021.
Keputusan PTUN Jakarta dalam Eksepsinya Menolak eksepsi Tergugat I dan Tergugat II intervensi.

Perkara ini berawal dari Gugatan yang dilakukan oleh Ketum LMP HM. Arsyad Cannu hasil Musyawarah Majelis Tinggi Dewan Pendiri di Balikpapan Kalimantan Timur 3-5 November 2019 ke PTUN Jakarta pada Rabu,23 Desember 2020.

Dan perkara tersebut sudah diputuskan oleh PTUN Jakarta pada tanggal 10 Juni 2021,
Dengan Keputusan:

1.Mengabulkan Gugatan seluruhnya yang diajukan oleh Ketum LMP HM. Arsyad Cannu.

  1. Menyatakan Batal Surat Keputusan Kementerian Hukum dan Ham RI Nomor-AHU-000978.AH.01.08. Tahun 2020 tentang Perubahan Pengurus Badan Hukum Perkumpulan Ormas Laskar Merah Putih (yang diajukan oleh Ade Manurung sebagai Terlapor intervensi).
  2. Mewajibkan Kementerian Hukum dan HAM RI untuk Mencabut SKTBH Perubahan atas nama Ade Manurung.
  3. Mewajibkan Kementerian Hukum dan HAM RI untuk Menerbitkan Surat Keputusan Kementerian Hukum dan HAM RI terkait Kepengurusan Ormas LMP Ketua Umum HM. Arsyad Cannu berdasarkan Akta Notaris Dr. Tintin Surtini,SH,MH M.Kn.
  4. Menghukum Tergugat I dan Tergugat II intervensi membayar biaya perkara.

Keputusan Banding PTUN Jakarta terkait Dualisme Laskar Merah Putih semakin menguatkan bahwa HM. Arsyad Cannu adalah Ketua Umum yang Sah.

“Hari ini Kader Laskar Merah Putih di seluruh Tanah Air wajib berbangga, karena Keputusan PTUN Jakarta ini membuktikan bahwa Kepengurusan kita (HM. Arsyad Cannu) yang diakui oleh Negara. Sehingga tidak ada lagi keraguan bagi kader untuk Mengembangkan dan Membesarkan Laskar Merah Putih di seluruh Indonesia,” ujar Ketum Arsyad Cannu kepada awak media.

Ditempat terpisah Panglima Laskar Merah Putih Daenk Jamal mengingatkan seluruh kader LMP harus bersatu dan berkolaborasi mempersatukan seluruh elemen bangsa,tetap satu komando.

Kedepannya Dalam situasi tertentu, kader Laskar Merah Putih juga harus siap sebagai cadangan bela negara dalam situasi genting di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia tegas Daenk Jamal.

Avatar

By admin

GeRal (https://geraijenderal.id) merupakan platform berbagi informasi positif, Independen tentang ketahanan pangan dan berita inspirasi informasi Bisnis & UMKM se-Indonesia dengan bermacam potensi yang dimiliki.

Tinggalkan Balasan