Sidoharjo – GeRal.Dalam rangka Latihan Operasi Pertempuran Kota, Prajurit Batalyon Intai Amfibi 2 Marinir melaksanakan Penerjunan Tempur dilanjutkan penyerbuan sasaran di Gedung Mall Pelayanan Publik (MPP) Jalan Lingkar Timur Sidoarjo. (Sabtu, 06 November 2021).

Kegiatan Latihan ini diawali oleh 1 Tim Taifib melakukan penyusupan dengan cara infiltrasi dengan senyap ke daerah musuh secara rahasia melalui Media Udara dengan Terjun Tempur (Junpur) di sasaran 1 yaitu di atas Gedung UNUSIDA (Universitas NU Sidoarjo), selanjutnya melumpuhkan instalasi komunikasi musuh dan menempatkan 1 Tim Sniper Taifib untuk melumpuhkan penjagaan dan Sniper musuh di koridor timur.

Sementara itu, 1 Tim Taifib yang lain menyusup dari Selatan dengan cover menyamar sebagai nelayan & melaksanakan Grappling menggunakan Hook Launcher dilanjutkan pembebasan sandera secara cepat dibantu dengan 2 Tim Taifib dengan kendaraan serbu ATAV P6 melaksanakan evakuasi warga sipil/Non-Combatan Evacuation Operations (NEO) kemudian melaksanakan evakuasi tokoh penting dengan menggunakan teknik STABO.

Sebelum melaksanakan kegiatan, selalu diawali dengan pemeriksaan kesehatan, ground training dan briefing kepada seluruh peterjun dan pelaku latihan serta evaluasi kegiatan untuk melihat hasil dari latihan yang telah dilaksanakan dengan harapan agar kemampuan prajurit Taifib selalu terjaga dan meningkat.

Komandan Batalyon Intai Amfibi 2 Marinir, Letkol Mar Supriyono mengarahkan dan menekankan kepada seluruh pelaku latihan agar selalu siap serta serius dalam melaksanakan setiap kegiatan dengan tetap memperhatikan prosedur keamanan latihan (zero accident) dan protokol kesehatan.(Dispenal)

Sidoharjo – GeRal.Dalam rangka Latihan Operasi Pertempuran Kota, Prajurit Batalyon Intai Amfibi 2 Marinir melaksanakan Penerjunan Tempur dilanjutkan penyerbuan sasaran di Gedung Mall Pelayanan Publik (MPP) Jalan Lingkar Timur Sidoarjo. (Sabtu, 06 November 2021).

Kegiatan Latihan ini diawali oleh 1 Tim Taifib melakukan penyusupan dengan cara infiltrasi dengan senyap ke daerah musuh secara rahasia melalui Media Udara dengan Terjun Tempur (Junpur) di sasaran 1 yaitu di atas Gedung UNUSIDA (Universitas NU Sidoarjo), selanjutnya melumpuhkan instalasi komunikasi musuh dan menempatkan 1 Tim Sniper Taifib untuk melumpuhkan penjagaan dan Sniper musuh di koridor timur.

Sementara itu, 1 Tim Taifib yang lain menyusup dari Selatan dengan cover menyamar sebagai nelayan & melaksanakan Grappling menggunakan Hook Launcher dilanjutkan pembebasan sandera secara cepat dibantu dengan 2 Tim Taifib dengan kendaraan serbu ATAV P6 melaksanakan evakuasi warga sipil/Non-Combatan Evacuation Operations (NEO) kemudian melaksanakan evakuasi tokoh penting dengan menggunakan teknik STABO.

Sebelum melaksanakan kegiatan, selalu diawali dengan pemeriksaan kesehatan, ground training dan briefing kepada seluruh peterjun dan pelaku latihan serta evaluasi kegiatan untuk melihat hasil dari latihan yang telah dilaksanakan dengan harapan agar kemampuan prajurit Taifib selalu terjaga dan meningkat.

Komandan Batalyon Intai Amfibi 2 Marinir, Letkol Mar Supriyono mengarahkan dan menekankan kepada seluruh pelaku latihan agar selalu siap serta serius dalam melaksanakan setiap kegiatan dengan tetap memperhatikan prosedur keamanan latihan (zero accident) dan protokol kesehatan.(Dispenal)

Avatar

By admin

GeRal (https://geraijenderal.id) merupakan platform berbagi informasi positif, Independen tentang ketahanan pangan dan berita inspirasi informasi Bisnis & UMKM se-Indonesia dengan bermacam potensi yang dimiliki.

Tinggalkan Balasan