Jakarta – GeRal. Pelestarian komunitas Betawi itu disebut harus menjadi agenda penting dalam pembangunan di ibu kota Jakarta, guna membantu orang Betawi memelihara eksistensi budaya mereka.Lintas Komunitas Betawi awal semangat Betawi Bangkit 2022.
Dalam seni musik Betawi seperti gambang kromong, misalnya. Setelah Benyamin Sueb meninggal dunia pada 5 September 1995, Betawi, juga Jakarta, sebenarnya telah kehilangan ikon musisi berbakat yang serba bisa.

Yang menyedihkan adalah hingga saat ini, setelah satu dasawarsa lebih, tidak ada yang bisa menggantikan peran Bang Ben sebagai ikon di tengah makin majunya industri musik di Indonesia.
Biem Benjamin Putera Bang Ben turut serius membangun komunikasi lintas komunitas Betawi ,Minggu (05/12/2021) Di Balai Budaya Condet.
komunitas Betawi dan seni budayanya bakal saling mendukung agar komunitas Betawi tetap eksis tegasnya.

Lintas Komunitas besar harapan Cang Oge selaku Ketua Acara Silahturahmi Jauh dari itu, ke depan orang Betawi harus menguasai ekonomi dan politik tanpa harus melupakan nilai-nilai budaya Betawi, nilai-nilai moral para leluhurnya, dan nilai-nilai kebajikan yang sudah terbangun serta dijaga sebagai bentuk kekayaan orang Betawi sebagai masyarakat Jakarta ujarnya.

Pengembangan kearifan lokal bertujuan untuk menjaga moral. Betawi memang harus dijaga, tetapi upaya menjaga nilai-nilai Betawi itu sangat bergantung pada orang Betawi dalam mempengaruhi kebijakan, seperti peraturan daerah, kekuatan ekonomi dan kemauan politik Betawi.

Pemikiran Ulama dan Tokoh serta Jawara Betawi membuat Lintas Komunitas Betawi tidak lagi sebagai kepentingan politik praktis sesaat.(DJo)

Avatar

By admin

GeRal (https://geraijenderal.id) merupakan platform berbagi informasi positif, Independen tentang ketahanan pangan dan berita inspirasi informasi Bisnis & UMKM se-Indonesia dengan bermacam potensi yang dimiliki.

Tinggalkan Balasan