Jakarta – GeRal.Banyak UMKM yang justru bermunculan atau bertahan di masa pandemi Covid-19 ini karena bisa menyesuaikan diri dengan lingkungan yang serba digital dan online. UMKM tetap bertahan di masa sulit.Pandemi Covid-19 menyebabkan peningkatan resesi ekonomi dan pengangguran. Di sisi lain, banyak muncul usaha-usaha jualan kecil dan menengah yang dilakukan orang demi meningkatkan keuangan.
Selama pandemi memang tidak dipungkiri semua pengusaha pasti terdampak dari segi omzet penjualan, namun pandemi ini bukan akhir dari segalanya.

Tahu Crispy Krenyesss milik Sukmawati sebagai salah bidang usaha kuliner syari’ah UMKM, yang memberikan peluang usaha kuliner UMKM dengan sistem syari’ah dan bertujuan membantu dan membuka peluang usaha baru di masa pendemi dikalangan pelaku usaha muslim yang diharapkan ada kolaborasi jaringan .


Dalam acara Rakornas ISMI di Bandung, Tahu Crispy Krenyusss ikut partisipasi dan sekaligus berkesempatan promosi dengan Media Saudagar TV.Minggu ,(12/12/2021).
Saat dihubungi pihak Media GeRal Sukmawati yang sekaligus juga menjabat sebagai Wakil Ketua II Ikatan Saudagar Muslim Indonesia (ISMI DKI ) memaparkan UMKM yang di jalankan bukan sekedar membangun omset saja melainkan menciptakan Santripreuner sebagai pelaku UMKM yang mandiri kedepannya ujar Sukmawati.

Terpisah Biem Benjamin selaku Ketua ISMI DKI Menambahkan Pandemi COVID-19 memaksa banyak UMKM untuk berinovasi dan melakukan penyesuaian dalam praktik bisnis mereka untuk bertahan hidup. Namun, gerakan seperti itu seringkali membutuhkan keterampilan di luar keahlian karyawan UMKM saat ini,” ungkap Biem.(Red)

Avatar

By admin

GeRal (https://geraijenderal.id) merupakan platform berbagi informasi positif, Independen tentang ketahanan pangan dan berita inspirasi informasi Bisnis & UMKM se-Indonesia dengan bermacam potensi yang dimiliki.

Tinggalkan Balasan