Jakarta -GeRal. Hari ibu semestinya dapat menempatkan perempuan pada posisi jauh lebih terhormat. Pentingnya menghilangkan perilaku objektif terhadap perempuan, mereka juga merupakan subjek pembuat keputusan dalam proses pembangunan bangsa, bukan properti dalam kehidupan.
GataRI ( Ganjar Kita For RI 1) Burhanuddin Saputu Selaku Ketua Umum peringatan Hari Ibu tahun ini dikemas berbeda karena menyesuaikan dengan situasi pandemi yang dihadapi bangsa Indonesia dan berdampak besar pada kehidupan masyarakat. “Kami melaksanakan kegiatan pembagian sembako kepada kaum dhuafa dan keluarga kurang mampu di 5 titik Jakarta pada Selasa,(21/12/2021) ujar Burhan .


Hari Ibu ini Momentum kebangkitan bangsa, penggalangan rasa persatuan dan kesatuan serta gerak perjuangan perempuan dalam berbagai sektor pembangunan untuk Indonesia maju yang tidak dapat dipisahkan dari sejarah perjuangan bangsa Indonesia. Momentum Peringatan Hari Ibu bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup dalam pemenuhan hak perempuan dan anak, serta untuk memajukan perempuan Indonesia di masa pandemi Covid-19.
Menambah kekhidmatan kegiatan GataRI mengadakan Doa bersama mengenang perjuangan almarhum Taufiq Kiemas mengenai empat pilar kehidupan berbangsa dan bernegara Rabu, (22/12/2021) di sekretariat GataRI Tebet Jakarta.
Tanpa alasan doa bersama ini dilaksanakan figur Almarhum Taufiq Kiemas mengajak kita untuk hidup berdampingan secara damai, saling menyayangi, dan senantiasa menjaga silaturahim. Empat pilar kebangsaan, meliputi Pancasila, UUD 45, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika merupakan buah gagasan dari tokoh ini. Untuk mengenang jejak sang Maestro kebangsaan ini tegas Burhan .(DJo)

Avatar

By admin

GeRal (https://geraijenderal.id) merupakan platform berbagi informasi positif, Independen tentang ketahanan pangan dan berita inspirasi informasi Bisnis & UMKM se-Indonesia dengan bermacam potensi yang dimiliki.

Tinggalkan Balasan