Madiun – GeRal. Berkembangnya zaman tidak menyurutkan nilai-nilai luhur yang diwariskan para pejuang pendahulu kita dalam memperjuangkan kemerdekaan Republik Indonesia, tentunya kita sebagai bangsa Maritim yang mempunyai banyak pulau sebagai prajurit TNI AL dituntut untuk menjaga kedaulatan negara diwilayah laut.

Resimen Kavaleri Korps Marinir yang massa dahulu lebih dikenal dengan sebutan Batalyon Panser Amfibi Korps Komando Angkatan Laut (KKO AL), selalu berperan aktif mengisi sejarah perjuangan bangsa ini diberbagai misi operasi penugasan dan pertempuran, antara lain Operasi Dwikora (1964-1965), Operasi Seroja (1975-1979 ), operasi penumpasan pemberontakan DI/TII (1960-1962) dan operasi keamanan dalam negeri lainnya, hingga saat ini selalu tetap melaksanakan penugasan dalam maupun di luar negeri dibawah naungan bendera Persatuan Bangsa Bangsa (PBB). Untuk itu pada kesempatan ini Resimen Kavaleri 2 Marinir (Menkav 2 Mar) Korps Marinir turut dalam mendukung Sermat Pesawat Nomad N22 TNI Angkatan Laut dari Lanudal Juanda Surabaya yang selama ini mendarmabaktikan untuk kedaulatan NKRI, akan mengisi Monumen di Kota Madiun, Jawa Timur. Selasa (21/12/2021).

Komandan Resimen Kavaleri 2 Marinir (Danmenkav 2 Mar) Kolonel Marinir Kakung Priyambodo, S.T., M.Han., mengatakan, Pembangunan monumen merupakan ide yang sangat cemerlang, khususnya dengan Alutsista yang berada di monumen adalah bukti dan fakta sejarah kekuatan material tempur yang dimiliki Bangsa Indonesia yang cukup digdaya dan ampuh pada masanya sehingga anak cucu, masyarakat dapat mengenang sejarah jiwa patriotik dan semangat juang dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia dengan segenap Alutsistanya.

“Diharapkan para kader-kader penerus bangsa saat ini, dapat mencontoh dan meneruskan perjuangan para pendahulu kita, mengingat selalu perjuangan para pejuang bangsa ini yang telah mengorbankan segenap jiwa raga,” tambahnya.yang massa dahulu lebih dikenal dengan sebutan Batalyon Panser Amfibi Korps Komando Angkatan Laut (KKO AL), selalu berperan aktif mengisi sejarah perjuangan bangsa ini diberbagai misi operasi penugasan dan pertempuran, antara lain Operasi Dwikora (1964-1965), Operasi Seroja (1975-1979 ), operasi penumpasan pemberontakan DI/TII (1960-1962) dan operasi keamanan dalam negeri lainnya, hingga saat ini selalu tetap melaksanakan penugasan dalam maupun di luar negeri dibawah naungan bendera Persatuan Bangsa Bangsa (PBB). Untuk itu pada kesempatan ini Resimen Kavaleri 2 Marinir (Menkav 2 Mar) Korps Marinir turut dalam mendukung Sermat Pesawat Nomad N22 TNI Angkatan Laut dari Lanudal Juanda Surabaya yang selama ini mendarmabaktikan untuk kedaulatan NKRI, akan mengisi Monumen di Kota Madiun, Jawa Timur. Selasa (21/12/2021).

Komandan Resimen Kavaleri 2 Marinir (Danmenkav 2 Mar) Kolonel Marinir Kakung Priyambodo, S.T., M.Han., mengatakan, Pembangunan monumen merupakan ide yang sangat cemerlang, khususnya dengan Alutsista yang berada di monumen adalah bukti dan fakta sejarah kekuatan material tempur yang dimiliki Bangsa Indonesia yang cukup digdaya dan ampuh pada masanya sehingga anak cucu, masyarakat dapat mengenang sejarah jiwa patriotik dan semangat juang dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia dengan segenap Alutsistanya.

“Diharapkan para kader-kader penerus bangsa saat ini, dapat mencontoh dan meneruskan perjuangan para pendahulu kita, mengingat selalu perjuangan para pejuang bangsa ini yang telah mengorbankan segenap jiwa raga,” tambahnya.(Dispenal)

Avatar

By admin

GeRal (https://geraijenderal.id) merupakan platform berbagi informasi positif, Independen tentang ketahanan pangan dan berita inspirasi informasi Bisnis & UMKM se-Indonesia dengan bermacam potensi yang dimiliki.

Tinggalkan Balasan