Jakarta – GeRal.Pusat Kesejantaan Artileri Medan (Pussenarmed) Kodiklatad, patut berbangga diri dengan adanya kunjungan Komisi I DPR-RI ke Mapussenarmed, di mana kunjungan ini dipimpin langsung oleh Ketua Tim Spesifik Bambang Kristiono dan Ketua komisi I DPR-RI Meutia Hafid beserta Tim dan Staf Ahli. Kunjungan ini langsung diterima oleh Danpussenarmed Mayjen TNI Totok Imam Santoso S.Sos., S.I.P., M.Tr(Han) beserta PJU Pussenarmed serta Danpusdikarmed di Mapussenarmed. Jumat (1/4/2022)
Dalam keterangan tertulis Penerangan Pussenarmed Kodiklatad, Sabtu (2/4/2022), pada kegiatan ini Mayjen TNI Totok Imam menyampaikan kebanggaan tersendiri bagi Pussenarmed karena dikunjungi Komisi l DPR RI di mana dalam kegiatan ini akan dilaksanakan beberapa rangkaian kegiatan yang dimulai dengan penjelasan singkat Danpussenarmed tentang Armed sebagai Center of Excellence, peninjauan Radar WRL hasil Litbang mandiri, peresmian Taman Kartini. Pemberian bingkisan kepada anak yatim piatu serta makan bersama dengan anggota.
Mayjen TNI Totok Imam mengatakan, Pussenarmed berupaya untuk melengkapi kesisteman Armed dengan salah satunya menciptakan WLR-88 (Weapon Location Radar 88) yang berfungsi untuk mengetahui dan melacak kedudukan musuh dengan litbang mandiri bekerja sama dengan PT EU ITB.
“Pussenarmed selaku LKT / pembina kecabangan akan membuat konsep penataan gelar armed, peningkatan kualitas dan kuantitas alutsista, kelengkapan sistem dan peningkatan kualitas personelnya,” ungkapnya.
Ketua Tim Kunjungan Spesifik Komisi I DPR RI dan juga ketua Komisi I DPR RI menyampaikan salah satu tugas DPR adalah mengawasi, namun hari ini spesial dapat melihat kondisi Pussenarmed secara nyata dan mengapresiasi kinerja Pussenarmed dlm menyiapkan prajurit dan alutsista.
Di sisi lain Ketua Komisi I DPR RI juga mengapresiasi bahwa Pussenarmed tidak hanya mengurus tentang alutsista/kesenjataan dan SDM tetapi juga merangkul masyarakat.
“Seperti yang kita lihat peresmian taman kota Cimahi (Taman Kartini) dengan diletakan meriam 76 mm dan bakti sosial utk anak yatim, ” ujarnya.
Selain itu Meutia Hafidz sangat mengapresiasi terciptanya Weapon Locating Radar (WLR – 88) yang merupakan sebuah terobosan yang baik hasil kerja sama TNI (Pussenarmed) dengan PT EU ITB, karena sudah sejalan dengan yang di sampaikan Bapak Presiden, bahwa kita mulai memfokuskan untuk menggunakan produk dalam negeri.
Kemudian yang disampaikan dalam kesimpulan rapat salah satunya untuk menyampaikan pada Kementerian Pertahanan, guna mengadakan pembaharuan dari kondisi Alutsista di Pussenarmed ini , peningkatan kualitas SDM dengan pendidikan dan latihan serta penambahan gelar persenjataan Armed di wilayah rawan.
Di akhir acara kunjungan, Danpussenarmed beserta seluruh warga Pussenarmed seluruh Indonesia merasa bangga dan sangat terhormat dengan kesibukannya menyempatkan datang ke Pussenarmed.
“Kami berharap beliau dapat membantu kami dari apa yang menjadi kendala di lapangan, terakhir ketua komisi I beserta seluruh pejabat Pussenarmed melaksanakan kegiatan bakti sosial dengan memberikan bingkisan kepada anak yatim piatu dan makan bersama dengan anggota, ” pungkas Mayjen Totok Imam.(Dispenad)

Sponsor
Sponsor
Avatar

By admin

GeRal (https://geraijenderal.id) merupakan platform berbagi informasi positif, Independen tentang ketahanan pangan dan berita inspirasi informasi Bisnis & UMKM se-Indonesia dengan bermacam potensi yang dimiliki.

Tinggalkan Balasan

Berita Terhangat Qoutes of day